Hijrah Ke Madinah
Ketika Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Madinah, bahkan berkembang pesat di kota itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian mengizinkan kaum muslimin yang ada di Makkah untuk berhijrah.
Khazanah Ilmu Ilmu Islam
Ketika Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Madinah, bahkan berkembang pesat di kota itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian mengizinkan kaum muslimin yang ada di Makkah untuk berhijrah.
Semakin lama kedudukan masyarakat Islam di Madinah di bawah kepemimpinan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semakin kokoh. Syariat jihad pun akhirnya turun setelah sebelumnya kaum muslimin diperintahkan untuk bersabar atas gangguan musuh-musuhnya.
Kedatangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah menimbulkan ketidaksenangan kalangan Yahudi yang tinggal di negeri tersebut. Masuk Islamnya tokoh mereka Abdullah bin Salam dan turunnya syariat tentang perpindahan kiblat adalah sebagian persoalan yang memicu gesekan dengan kaum muslimin. Puncaknya, beberapa kabilah besar mereka seperti bani Nadhir, bani Qainuqa’, dan bani Quraizhah menyatakan perang dengan umat Islam setelah sebelumnya mengkhianati perjanjian damai yang telah dibuat.
Sebelumnya dikisahkan, di awal pertempuran, kaum muslimin sempat terdesak oleh pasukan musyrikin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berdoa kepada Allah untuk meminta pertolongan-Nya. Turunlah pasukan dari langit, yang dengan itu pasukan musyrikin porak-poranda. Termasuk Iblis yang bergabung dengan pasukan musyrikin memilih kabur dari medan pertempuran karena takut binasa. Berikut kisah lengkapnya.
Bagian ke-2
Pada edisi lalu dikisahkan bahwa pasukan Islam telah bergerak mendahului kaum Quraisy menuju tempat yang terdekat dengan sumber air di Badr. Peperangan pertama antara muslimin dan musyrikin pun siap berkecamuk.